Dialog dengan KRL Mania
Anggota KRL Mania bertemu dengan manajemen PT KAI Commuter Jabodetabek di gedung Jakarta Railway Center (JRC), Jumat (5/6). Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut sebagian besar membahas visi dan misi PT KAI Commuter Jabodetabek ke depan.
Dalam acara tersebut, seluruh Direksi PT KAI Commuter Jabodetabek hadir dan larut dalam suasana obrolan santai. Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek, Kurniadi Atmosasmito, memaparkan beberapa program PT KAI Commuter Jabodetabek yang pada intinya mengutamakan peningkatan pelayanan seperti elektronik tiket, sterilisasi stasiun hingga penggantian rangkaian ekonomi menjadi rangkaian ekonomi AC.
Untuk rencana awal, pada tahun ini PT KAI Commuter Jabodetabek akan kembali mendatangkan sebanyak 88 unit KRL baru guna menambah kekuatan armada yang ada terkait peralihan Commuter Ekonomi ke Ekonomi AC.
Selain itu, seperti yang biasa KRL Mania lakukan yaitu, menyampaikan keluhan-keluhan yang ada di lapangan terkait masalah pelayanan, pola operasi Commuter dan sebagainya. Sebagian besar keluhan yang di sampaikan KRL Mania, masih seperti apa yang mereka layangkan ke C-Care.
Dalam kesempatan ini pula, Direktur Keuangan PT KAI Commuter Jabodetabek, Ignatius Tri Handoyo mengatakan, bahwa penumpang dan pihak manajemen PT KAI Commuter Jabodetabek sekiranya dapat bersinergi membangun kerjasama demi kemajuan alat transportasi massal ini.
Harapan PT KAI Commuter Jabodetabek nantinya adalah akan ada stasiun kampus seperti Universitas Indonesia, Universitas Pancasila dan Pondok Cina. Kemudian stasiun bersejarah seperti Bogor, Jakarta Kota dan Tanjung Priok serta stasiun bisnis seperti Sudirman.
Oleh karena itu, Kurniadi berharap kerjasama dari pihak pemerintah daerah setempat untuk mendukung mewujudkan harapan PT KAI Commuter Jabodetabek ini. Sehingga diharapkan nantinya Commuter menjadi solusi transportasi perkotaan yang terintegrasi. (C-Care)
