Di tengah situasi banjir Jakarta, berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tetap berusaha memberikan layanan terbaik bagi masyarakat baik berupa layanan transportasi, logistik, telekomunikasi, hingga perbankan. Tidak hanya bagi konsumennya, BUMN juga hadir berkontribusi bagi para korban banjir di Jakarta dan sekitarnya.

Khusus untuk wilayah Jakarta Pusat, enam BUMN telah membuka posko bersama untuk distribusi bantuan bagi korban banjir. Posko berlokasi di Dipo KRL Bukit Duri yang juga salah satu lokasi terdampak banjir Jakarta.

Bantuan yang telah terkumpul di posko tersebut hingga hari ini senilai Rp 73.400.000 yang terdiri dari 26 jenis barang. Barang bantuan antara lain berupa beras, selimut, susu, pakaian dalam, diapers, hingga pembersih lantai.

Barang bantuan bagi korban banjir selanjutnya telah diserahkan ke Posko Bantuan Banjir yang dikelola oleh Pemerintah Kota Jakarta Pusat pada Sabtu 4 Januari di kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Bantuan diserahkan oleh perwakilan BUMN yaitu Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti.

“Sesuai arahan dan koordinasi dengan Kementerian BUMN, masing-masing BUMN telah mendapat tugas untuk membantu korban banjir di berbagai wilayah. Di wilayah Jakarta Pusat ada enam BUMN yang diminta untuk membantu, untuk itu pada sore hari ini kami serahkan bantuan gelombang pertama untuk diteruskan oleh Pemerintah Kota Jakarta Pusat kepada para korban,” Jelas Dirut PT KCI Wiwik Widayanti.

Enam BUMN tersebut adalah PT Kereta Api Indonesia beserta anak usahanya yaitu PT Kereta Commuter Indonesia, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Pos, PT Telkom, Bank Mandiri, PT Pal, dan Djakarta Lloyd. Posko BUMN untuk bantuan korban banjir di Dipo KRL Bukit Duri ini masih akan terus buka hingga kondisi Banjir di Jakarta telah usai.