|
|
Ignatius Jonan, Direktur Utama PT Kereta Api (Persero) Meningatkan Citra PT Kereta Api (Persero) Kereta api komuter selalu identik dengan transportasi perkotaan kelas dua yang sarat dengan masalah Meski telah beberapa kali mengalami reorganisasi, restrukturisasi dan revitalisasi, kesan sebagai sarana transportasi publik yang pelayanannya buruk masih saja melekat di tubuh KA komuter. Kondisi KA komuter yang jauh dari harapan itulah yang mendorong dibentuknya PT KAI Comuter Jabodetabek. |
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
Menneg BUMN, Sofyan Djalil Tujuan Utama Memperbaiki Public Transport di Jakarta Sejak dipercaya menjadi Menteri Negara BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Sofyan Djalil bertekad membenahi perusahaan negara ini agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi negara dan juga manfaat bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan program profitisasi, restrukturisasi, dan privatisasi BUMN yang memang telah lama dicanangkan. |
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
Kurniadi Atmosasmito, Direktur Utama PT KA Commuter Jabodetabek Prioritas Utama Perbaiki Pelayanan Kereta bagi Kurniadi Atmosasmito, seperti panggilan kenangan masa lalu. Ia mengaku, dulu sering mengajak serta anak-anaknya naik kereta api. Meski kadang cuma sekadar ingin mengobati kerinduan. Terutama pada saat libur. Rutenya bisa Bogor-Pasar Minggu. ”Dulu, waktu dua anak saya masih kecil, saya sering mengajak mereka naik kereta api,” kata Kurniadi mengenang hobi keluarga yang pernah dilakukan puluhan tahun lalu. |
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
KA Komuter, Solusi Transportasi Perkotaan Masa depan Pemerintah bertekad mengoptimalkan transportasi KA (kereta api) komuter sebagai solusi mengurangi kemacetan lalu lintas jalan raya di perkotaan. Pengoperasian angkutan massal ini juga diharapkan bisa menekan tingkat pencemaran udara di kota besar akibat asap knalpot kendaraan bermotor yang jumlahnya makin tak terkendali. |
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|