Sebagai antisipasi kegiatan sejumlah kelompok masyarakat yang akan berlangsung di sekitar Masjid Istiqlal dan Monas pada Sabtu (11/2), PT KAI Commuter Jabodetabek (PT KCJ) menginformasikan bahwa KRL Jabodetabek tetap beroperasi normal dengan 886 perjalanan KRL setiap harinya.

 

Untuk menghindari antrian panjang pengguna jasa di loket stasiun, PT KCJ menyiapkan 19 unit perangkat loket mobile yang disebar di 4 stasiun antara lain Juanda, Gondangdia, Bekasi, dan Bogor. Agar suasana tetap kondusif, PT KCJ juga mengerahkan penambahan personil pelayanan yang disebar di 7 stasiun antara lain Juanda, Gondangdia, Tebet, Sudirman, Tanah Abang, Bogor, dan Bekasi.

 

Demi menjaga kenyamanan bersama, PT KCJ menghimbau kepada para pengguna jasa untuk tetap tertib dalam menggunakan KRL dengan tidak membawa barang-barang yang dilarang dan melewati dimensi ukuran barang bawaan yang diizinkan seperti bambu dan sejenisnya .

Selanjutnya apabila kondisi Stasiun Juanda dan Gondangdia telah sangat padat, kami menghimbau pengguna jasa untuk menggunakan stasiun alternatif yang letaknya berdekatan, antara lain Stasiun Sawah Besar dan Stasiun Cikini.

 

Selain itu, untuk mengindari antrian penumpang, PT KCJ mengajak para pengguna jasa untuk menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) dan Tiket Harian Berjaminan Pergi Pulang (THB PP). Dengan menggunakan THB PP, pengguna tidak perlu lagi mengantri untuk isi ulang relasi ketika akan kembali menggunakan KRL untuk perjalanan pulang.