PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menambah dua perjalanan KRL Lintas Cikarang – Jakarta Kota yang mulai dioperasikan Rabu lalu (1/11). Sebelumnya, lintas ini sudah dilayani dengan 32 perjalanan atau 16 perjalanan PP pada 8 Oktober 2017 dan mendapatkan antusiasme yang begitu tinggi dari masyarakat khususnya pengguna KRL di wilayah Cikarang. Dari total keseluruhan 34 perjalanan, terdapat lima perjalanan yang melalui Jalur Lingkar.

Penambahan jadwal ini menjadi bukti bahwa KCI berusaha mengakomodir kebutuhan pengguna jasanya yang semakin meningkat setiap hari. Adapun jadwal tambahan tersebut diantaranya:

  1. Cikarang – Jakarta Kota, berangkat 22.28 WIB (via Jalur Lingkar: Jatinegara – Pasar Senen – Kampung Badan – Jakarta Kota)
  2. Jakarta Kota – Cikarang, berangkat 20.12 WIB (via Manggarai)

Dengan jarak Cikarang – Jakarta Kota sejauh 43,97 km, maka tarif yang perlu dibayarkan pengguna adalah Rp 5.000. Waktu tempuh untuk Cikarang – Jakarta Kota diperkirakan sekitar 90 menit, sementara untuk Cikarang – Bekasi dengan jarak 16 km adalah sekitar 20 menit.

Melalui penambahan perjalanan di atas, KCI berharap para pengguna yang masih beraktivitas hingga malam hari dapat memanfaatkan jadwal tersebut. KCI yakin dengan perluasan wilayah operasional hingga Cikarang maka target 1,2 Juta Penumpang di tahun 2019 akan segera tercapai.

Selain sarana rangkaian KRL dan jadwal perjalanan, PT KCI juga telah menyiapkan petugas untuk melaksanakan berbagai fungsi layanan di stasiun, antara lain passenger service, announcer, petugas loket, pengamanan, hingga kebersihan. Untuk melayani transaksi tiket elektronik, PT KCI telah memasang sembilan gate elektronik dan enam mesin point of sales (POS) di Stasiun Cikarang; delapan gate elektronik dan empat mesin POS di Stasiun Cibitung; empat gate elektronik dan lima mesin POS di Stasiun Tambun; serta sembilan gate elektronik dan lima mesin POS di Stasiun Bekasi Timur.

Sementara untuk kemudahan transaksi tiket, PT KCI mengimbau pengguna jasa untuk lebih banyak menggunakan tiket berlangganan Kartu Multi Trip (KMT) dengan sistem potong saldo dan tanpa masa kedaluwarsa. Penggunaan KMT akan memudahkan aktivitas menggunakan KRL lantaran penumpang tidak perlu lagi antre di loket untuk melakukan transaksi tiket setiap akan melakukan perjalanan KRL. Selama saldo minimum tercukupi, maka penumpang dapat langsung menuju gate tanpa perlu antre di loket stasiun. Tiket Kartu Multi Trip (KMT) dapat diperoleh dengan mudah dan tersedia di seluruh loket stasiun KRL.

PT KCI juga mengimbau para calon pengguna untuk tidak merokok di area stasiun dan di dalam rangkaian KRL, memerhatikan ketentuan terkait barang bawaan, serta aturan dan larangan di dalam KRL. Adapun dimensi barang bawaan yang diperbolehkan adalah maksimum berukuran 100 cm X 40 cm X 30 cm. Para pengguna juga tidak diperkenankan untuk makan, minum, membuang sampah sembarangan, dan duduk di lantai KRL.

Demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa juga diminta untuk menjaga kebersihan dan selalu menunggu di belakang garis kuning peron sebagai batas aman penumpang menunggu KRL serta tidak memaksakan diri untuk naik apabila KRL telah penuh.