PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) kembali menghadapi lonjakan penumpang yang biasa terjadi menjelang bulan ramadhan di sejumlah Stasiun. Dalam beberapa waktu belakangan ini, terutama pada akhir pekan, jumlah penumpang meningkat jelas di Stasiun Tanah Abang, Bogor, dan Jakarta Kota. Jumlah transaksi gate in dan gate out penumpang di tiga stasiun tersebut pada Sabtu 4 Juni meningkat sekitar 7 persen s.d 30 persen, dengan data sebagai berikut:

1. Stasiun Tanah Abang: 136.214 (meningkat 32,8% dibanding akhir pekan biasanya)
2. Stasiun Bogor: 117.412 (meningkat 7,7%)
3. Stasiun Jakarta Kota: 65.408 (meningkat 27%)

Dalam menghadapi penigkatan tersebut, PT KCJ telah menambah jumlah petugas pengamanan di Stasiun Tanah Abang, Bogor, dan Jakarta Kota masing-masing 24 orang petugas, di luar petugas pengamanan yang memang rutin bertugas di tiga stasiun tersebut. Sementara untuk petugas pelayanan, di Stasiun Tanah Abang telah kami siapkan 16 orang dari biasanya delapan petugas. Di Stasiun Jakarta Kota, jumlah petugas yang biasanya sepuluh orang kami tambah menjadi 16 orang. Di Stasiun Bogor kami menambah lima personil menjadi 15 orang untuk hari ini.

Untuk mengurai antrian transaksi di loket maupun vending machine, PT KCJ juga menyiapkan mobile point of sales (POS) di ketiga stasiun tersebut. Di Stasiun Tanah Abang kami menyiapkan dua tambahan mobile POS, di Stasiun Bogor tersedia tiga mobile POS, dan empat mobile POS di Stasiun Jakarta Kota.

Selanjutnya PT KCJ menghimbau para pengguna KRL untuk tetap mengutamakan keselamatan baik saat berada di dalam Stasiun maupun di dalam KRL. Para pengguna kami himbau untuk selalu menjaga barang-barang bawaannya, selalu memperhatikan keberadaan putra-putrinya, dan tidak memaksakan diri untuk masuk ketik situasi di dalam Stasiun maupun KRL telah penuh.

Untuk menghindari kepadatan dan antrian, para penumpang juga dapat mengatur transaksinya dengan lebih baik. “Penumpang yang menggunakan Tiket Harian Berjaminan kami himbau untuk langsung melakukan isi ulang relasi perjalanan pulangnya saat tiba di stasiun tujuan. Ini agar ketika hendak naik KRL untuk perjalanan pulang di hari yang sama, mereka tidak perlu antri lagi di loket maupun C-VIM. Atau untuk lebih mudahnya lagi dan sama sekali tidak perlu antri, pengguna dapat membeli Kartu Multi Trip (KMT), ” jelas Direktur Utama PT KCJ, Muhammad Nurul Fadhila.

PT KCJ optimis pelayanan pengguna KRL selama bulan puasa dan liburan idul fitri tahun ini akan berjalan semakin baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini berdasarkan usaha KCJ yang telah menambah jumlah perjalanan KRL, memperpanjang rangkaian KRL, serta perbaikan terus menerus dalam hal pelayanan pengguna.