KAI Commuter kembali menambahkan dua jadwal perjalanan KRL Tambahan KRL tambahan di wilayah Yogyakarta – Solo pada akhir pekan ini, (13-14/3). Dua jadwal tambahan perjalanan KRL ini melengkapi empat perjalanan KRL tambahan yang sehari sebelumnya dioperasikan KAI Commuter. Perjalanan KRL Tambahan tersebut juga akan melayani perjalanan KRL relasi Yogyakarta – Solo Balapan PP.

Dengan penambahan dua perjalanan KRL ini, KAI Commuter mengoperasikan perjalanan KRL di wilayah Yogyakarta – Solo dengan total sebanyak 26 perjalanan KRL per hari pada hari Sabtu dan Minggu ini. Hal ini dilakukan untuk mengakomodir pengguna KRL yang meningkat pada setiap akhir pekan. KAI Commuter mencatat, pengguna KRL pada hari Sabtu dan Minggu lalu (6-7/3), masing-masing sebanyak 7.636 orang dan 8.334 orang dengan rata-rata pengguna pada satu minggu lalu sebanyak 5.820 orang.

Selain itu, KAI Commuter juga tetap mengoperasikan rangkaian dengan jumlah kereta dalam satu rangkaian atau stamformasi (SF) terdiri dari 8 kereta dan  rangkaian KRL SF 4. Hal ini dilakukan untuk menambah kapasitas penggunanya dalam satu kali perjalanan. Dimana rangkaian  KRL dengan SF 8 memiliki kapasitas 592 orang, sedangkan rangkaian KRL dengan SF 4 memiliki kapasitas 296 orang.

Berikut dua jadwal perjalanan KRL Tambahan relasi Yogyakarta -Solo Balapan PP (13-14 Maret 2021):

  1. KRL D6/10282 relasi Yogyakarta – Solo Balapan pemberangkatan pukul 19:52 WIB.
  2. KRL D6/10223 relasi Solo Balapan – Yogyakarta pemberangkatan pukul 18:16 WIB.

KAI Commuter berkomitmen untuk menjalankan KRL dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan pengguna KRL. Pada masa pandemi ini, pengguna KRL juga diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan dalam menggunakan KRL seperti, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Untuk memaksimalkan upaya jaga jarak, KAI Commuter membatasi kapasitas pengguna yaitu 74 orang per kereta dengan melakukan antrean penyekatan di stasiun bila kondisi padat. Ikuti marka yang ada di stasiun maupun di dalam KRL sebagai pedoman posisi untuk duduk maupun berdiri.

Kami juga terus melalukan sosialisasi untuk berbagai aturan tambahan di dalam KRL selama masa pandemi ini antara lain tidak berbicara secara langsung maupun melalui sambungan telepon, hal ini untuk meminimalisir kemungkinan penyebaran Covid-19 melalui droplet atau cairan yang keluar dari mulut dan hidung. Aturan ini melengkapi larangan makan dan minum di dalam KRL yang telah berlaku sejak lama.

KAI Commuter juga berharap dukungan dari berbagai pihak terutama para pengguna jasa KRL untuk dapat merencanakan perjalanannya dengan bijak. Para pengguna KRL juga bisa mengetahui informasi jadwal, posisi kereta, dan pantauan kepadatan di stasiun dapat dilihat melalui aplikasi KRL Access.