Petugas Pengawalan Kereta (Walka) pada Kamis (17/1) sekitar pukul 15.00 WIB menemukan satu buah tas di dalam KRL KA 1151 relasi Bogor-Jakarta Kota yang berisi narkoba.

Penemuan berawal dari Petugas Walka PT KCI mendapatkan laporan dari pengguna jasa di kereta tersebut yang menyadari bahwa ada pengguna lain yang baru saja turun di Stasiun Depok namun tas miliknya yang berada di rak bagasi tidak terbawa.

Atas laporan tersebut petugas Walka langsung mengamankan tas yang dimaksud dan menyerahkan ke petugas pengamanan dan pelayanan di Stasiun Pasar Minggu untuk dilakukan proses pengecekan bersama guna kebutuhan pendataan pada sistem lost and found PT KCI agar memudahkan jika ada laporan dari pengguna jasa yang merasa barangnya tertinggal di KRL.

Setelah proses pengecekan isi tas dilakukan, petugas melihat salah satu barang yang mencurigakan berupa tiga klip plastik bening yang diduga berisi narkoba.

Selanjutnya tim pengamanan dan pelayanan PT KCI langsung melaporkan ke aparat kepolisian Polsek Pasar Minggu. Setelah diyakinkan bahwa benda tersebut narkoba, aparat kepolisian mengambil langkah selanjutnya.

Melalui koordinasi bersama tim pelayanan PT KCI, pihak kepolisian berhasil menemukan data pengaduan dari seorang perempuan yang merasa tertinggal barang dengan ciri-ciri yang sama pada tas tersebut yang telah terdata pada sistem lost and found PT KCI.

Dengan berbagai upaya petugas kepolisian polsek Pasar Minggu berhasil meringkus pemilik narkoba yang sempat menghubungi petugas call center PT KCI tersebut.

Saat ini kasus tersebut sepenuhnya telah ditangani oleh pihak kepolisian sektor Pasar Minggu.

PT KCI menghimbau kepada seluruh pengguna jasa agar segera melaporkan ke petugas jika melihat hal- hal yang mencurigakan di area Stasiun dan KRL.

Sebagai moda transportasi publik, PT KCI mengecam keras peredaran narkoba dan juga mendukung pemerintah dalam memberantas narkoba.