Senin (13/7) pagi ini situasi di sejumlah stasiun terpantau lancar. Di Stasiun Bogor misalnya, pagi ini para pengguna terlihat tertib saat memasuki area stasiun. Sosialisasi pemberlakuan stasiun khusus KMT di Stasiun Bogor, Cilebut, dan Cikarang yang mulai berlaku hari Senin ini terlihat efektif lantaran para pengguna sudah mempersiapkan KMT, kartu elektronik bank maupun tiket dengan kode QR saat akan naik KRL.

Penambahan dua perjalanan KRL relasi Bogor-Manggarai juga membantu mengurai kepadatan pengguna yang biasanya terjadi setiap awal pekan. Antrean yang biasanya terjadi hingga halaman parkir stasiun, hingga pukul 07.00 hari ini antrean hanya terjadi hingga area selasar.

Antrean dapat lebih lancar meskipun hingga pukul 07.00 tercatat 6.126 pengguna naik dari Stasiun Bogor, atau meningkat 7% dibanding Senin 29 Juni yang berjumlah 5.787 untuk kurun waktu yang sama. Sementara secara total hingga pukul 07.00 tercatat sudah 68.657 orang menggunakan KRL pada pagi hari ini.

Saat ini ada sekitar 400 ribuan pengguna KRL setiap harinya. Angka ini semakin meningkat seiring telah beroperasinya kegiatan perkantoran dan perniagaan di wilayah ibu kota. PT KCI mendukung upaya pemerintah dalam hal penyelenggaraan rapid test dan swab test di stasiun guna membantu menekan penyebaran Covid-19 di KRL. Sebelumnya, dari hasil rapid test yang diikuti swab test di Stasiun Bogor dan Bojonggede oleh pemerintah daerah setempat, memang ditemukannya dua orang positif Covid-19 dari sekitar 800 pengguna KRL yang mengikuti tes. Keduanya merupakan orang tanpa gejala. Artinya prosentase mereka yang positif terpapar Covid-19 hanya 0,25% dari sampel yang diperiksa.

Sementara itu, di masa pandemi yang sudah sekitar empat bulan ini PT KCI selalu aktif melayani penggunanya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat diantaranya menggunakan masker, pengecekan suhu tubuh saat akan naik KRL, pembatasan pengguna di dalam KRL, menjaga jarak saat di stasiun dan KRL, serta penyediaan wastafel tambahan sebagai fasilitas untuk mencuci tangan.