Pada masa pandemi Covid-19 ini, salah satu perilaku konsumen yang lebih menjamin keamanan dan kesehatan adalah bertransaksi non-tunai atau menggunakan uang elektronik. Dalam menggunakan KRL, perilaku ini dapat diikuti dengan menggunakan Kartu Multi Trip (KMT), kartu uang elektronik bank, maupun tiket dengan kode QR. Guna meminimalisir resiko kesehatan dari transaksi dengan uang tunai dan untuk meminimalisir antrean pengguna, maka mulai Senin 13 Juli 2020 Stasiun Bogor dan Cilebut akan menjadi Stasiun Khusus KMT.

Dengan kebijakan ini, layanan tiket di Stasiun Bogor dan Cilebut hanya dapat menerima transaksi dengan menggunakan KMT, kartu uang elektronik bank, maupun tiket dengan kode QR melalui Link Aja. Para pengguna KRL yang bertransaksi dengan Tiket Harian Berjaminan (THB) dengan tujuan Stasiun Bogor masih dapat keluar dari gate elektronik stasiun. Layanan refund atau pengembalian uang jaminan masih akan ada hingga hingga 27 Juli, namun untuk setelahnya akan ditidakan dari dua stasiun tersebut. Mereka yang menggunakan THB Pergi Pulang (PP) juga masih dapat melakukan perjalanan kembali dari kedua stasiun tersebut. Namun di Stasiun Bogor dan Stasiun Cilebut mulai 13 Juli 2020 tidak ada layanan pembelian maupun isi ulang THB.

Stasiun Cilebut dan Bogor merupakan dua stasiun dengan volume pengguna cukup tinggi. Pada Senin 29 Juni lalu misalnya, Stasiun Bogor melayani 18.120 pengguna KRL. Sementara Stasiun Cilebut melayani 9.434 pengguna KRL. Dari jumlah pengguna tersebut, pada hari kerja jumlah pengguna KMT, kartu uang elektronik bank, dan tiket kode QR mencapai 65% dari seluruh transaksi di kedua stasiun.

Sejalan dengan peningkatan volume pengguna KRL secara umum pada masa PSBB transisi ini, jumlah pengguna di kedua stasiun tersebut juga meningkat sehingga antrean semakin panjang. Dengan menggunakan KMT atau kartu uang elektronik lainnya, pengguna tidak perlu mengantre dua kali yaitu antre isi ulang atau membeli THB dan kemudian antre menuju masuk gate elektronik stasiun.

Untuk mengurai antrean ini, KCI tetap akan menyediakan tambahan tiga loket portabel di area parkir Stasiun Bogor, selain loket yang tersedia di hall stasiun. Loket akan melayani pengembalian uang jaminan THB, isi ulang KMT, dan pembelian perdana KMT. KMT saat ini dijual dengan harga Rp30.000 sudah termasuk saldo Rp10.000. KMT juga memiliki masa garansi selama tujuh hari sejak pembelian.

Di Stasiun Bogor juga tersedia empat unit vending machine KMT yang dapat melayani transaksi isi ulang. PT KCI mengingatkan agar pengguna dapat mengisi ulang KMT dengan saldo yang mencukupi agar tidak perlu melakukan isi ulang setiap hari.

PT KCI beharap para pengguna KRL yang masih menggunakan THB dapat menyesuaikan dengan kebijakan baru ini. Sebelum berlaku pada 13 Juli, petugas juga akan melakukan sosialisasi secara konsisten mengenai perubahan Bogor dan Cilebut menjadi stasiun khusus KMT ini. Dengan memperbanyak transaksi non tunai, akan mengurangi resiko kita terpapar Covid-19 dari uang yang sangat sering berpindah tangan.