PT KCI kembali menyampaikan bahwa mulai Senin 13 Juli 2020 Stasiun Bogor, Stasiun Cilebut, dan diikuti juga dengan Stasiun Cikarang akan menjadi Stasiun Khusus KMT. Pada tahap awal ini pemberlakuan stasiun KMT di stasiun tersebut akan diberlakukan pada setiap hari Senin. Namun tak menutup kemungkinan apabila berdasarkan hasil evaluasi berkala nantinya ketiga stasiun tersebut sudah siap untuk menjadi stasiun khusus KMT, maka akan diberlakukan setiap hari.

Dengan kebijakan ini, layanan tiket di Stasiun Bogor, Stasiun Cilebut, dan Stasiun Cikarang hanya dapat menerima transaksi dengan menggunakan KMT, kartu uang elektronik bank, maupun tiket dengan kode QR melalui Link Aja. Para pengguna KRL yang bertransaksi dengan Tiket Harian Berjaminan (THB) dengan tujuan Stasiun Bogor, Cilebut, atau Cikarang masih dapat keluar dari gate elektronik stasiun. Mereka yang menggunakan THB Pergi Pulang (PP) juga masih dapat melakukan perjalan kembali dari ketiga stasiun tersebut. Namun di Stasiun Bogor, Stasiun Cilebut, dan Stasiun Cikarang mulai 13 Juli 2020 tidak ada layanan pembelian maupun isi ulang THB.

Selama masa PSBB Transisi, PT KCI mencatat ada peningkatan volume pengguna KRL. Pada Senin 6 Juli 2020 misalnya, ada 419.292 pengguna KRL. Angka ini bertambah 6% dibanding Senin (29/6) lalu. Begitu pula di Stasiun Bogor, Stasiun Cilebut, dan Stasiun Cikarang yang volume penggunanya bertambah. Stasiun Bogor pada Senin 6 Juli 2020 melayani 19.452 pengguna, bertambah 9% dibanding Senin (29/6). Di Stasiun Cilebut melayani 10.500 pengguna, bertambah 8% dibanding Senin (29/6). Sementara itu Stasiun Cikarang melayani 5.413 pengguna, bertambah hingga hampir 10% dibanding Senin (29/6). Dari jumlah pengguna tersebut, pada hari kerja jumlah pengguna KMT, kartu uang elektronik bank, dan tiket kode QR mencapai 65% dari seluruh transaksi di ketiga stasiun.

Sejalan dengan peningkatan volume pengguna KRL secara umum pada masa PSBB transisi ini, jumlah pengguna di ketiga stasiun tersebut juga meningkat sehingga antrean semakin panjang. Dengan menggunakan KMT atau kartu uang elektronik lainnya, pengguna tidak perlu mengantre dua kali yaitu antre isi ulang atau membeli THB dan kemudian antre menuju masuk gate elektronik stasiun.

Untuk mengurai antrean ini, KCI tetap akan menyediakan tambahan tiga loket portabel di area parkir Stasiun Bogor, selain loket yang tersedia di hall stasiun. Loket akan melayani pengembalian uang jaminan THB, isi ulang KMT, dan pembelian perdana KMT yang dijual dengan harga Rp30.000 sudah termasuk saldo Rp10.000. KMT juga memiliki masa garansi selama tujuh hari sejak pembelian.

Di Stasiun Bogor tersedia empat unit vending machine KMT, sementara di Stasiun Cikarang tersedia satu unit vending machine KMT yang dapat melayani transaksi isi ulang. Untuk kemudahan, PT KCI mengingatkan agar pengguna mempersiapkan KMT, kartu elektronik bank maupun tiket kode QR dengan saldo yang cukup sehingga tidak perlu melakukan isi ulang setiap hari dan terutama pada Senin pagi.

PT KCI beharap para pengguna KRL yang masih menggunakan THB dapat menyesuaikan dengan kebijakan baru ini. Sebelum berlaku pada 13 Juli, petugas juga akan melakukan sosialisasi secara konsisten mengenai perubahan Stasiun Bogor, Stasiun Cilebut, dan Stasiun Cikarang menjadi stasiun khusus KMT ini yang akan diberlakukan di setiap hari Senin. Dengan memperbanyak transaksi non tunai, akan mengurangi risiko terpapar Covid-19 dari uang yang sangat sering berpindah tangan.