Jakarta, 23 Mei 2017

Sebagai tindak lanjut terbakarnya Stasiun Klender pada Jumat (19/5) lalu, PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) bekerja sama dengan PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan segera mulai membangun hall sementara Stasiun Klender agar stasiun tersebut dapat secepatnya kembali melayani para pengguna KRL.

Hingga hari Selasa (23/5) pembangunan hall sementara terus dipercepat. Progress pekerjaan sudah mulai masuk pada pembuatan rangka atap, pemasangan pondasi gate elektronik, penyambungan listrik dari PLN, dan sejumlah pekerjaan lainnya.

Hall sementara berukuran 260 meter persegi tersebut akan dilengkapi dengan enam buah gate elektronik baru, dua loket, ruang server, dua toilet portable serta ruang operasional stasiun. Sementara untuk bagian peron stasiun yang akan mengakomodir kegiatan naik turun penumpang masih dapat difungsikan. Pembangunan hall sementara tersebut diharapkan selesai dan dapat difungsikan pekan ini.

Stasiun yang terletak di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur ini, merupakan salah satu stasiun yang masuk dalam program revitalisasi oleh pemerintah tepatnya Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Revitalisasi Stasiun Klender ini sejalan dengan pembangunan double-double track (jalur rel dwiganda) lintas Manggarai – Bekasi yang akan memisahkan jalur untuk kereta komuter dengan kereta api jarak jauh.

Selama masa pembangunan hall sementara di Stasiun Klender, pengguna yang biasa naik maupun turun di stasiun tersebut dapat menggunakan Stasiun Buaran atau Stasiun Jatinegara sebagai alternatif. Pada kedua stasiun tersebut, PT KCJ telah menambah petugas pelayanan dan pengamanan untuk antisipasi peralihan sementara pengguna imbas dari ditutupnya Stasiun Klender. PT KCJ menghimbau pengguna yang naik maupun turun di Stasiun Jatinegara dan Buaran untuk tidak berdesakan dan memaksakan diri apabila terjadi kepadatan di kedua stasiun tersebut. Pengguna juga dihimbau untuk dapat mengatur kembali waktu keberangkatannya.