Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkertaapian Kementerian Perhubungan telah mengaktifkan layanan pengguna dan operasional kereta di bangunan baru Stasiun Bekasi mulai Minggu (21/11) ini. Pada pagi hari ini, layanan pengguna kereta khususnya KRL Commuter Line melalui bangunan baru ini berjalan lancar. KAI Commuter juga mendukung program pembangunan Stasiun Bekasi yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub dengan menyediakan sejumlah fasilitas layanan pengguna di bangunan baru.

Mulai hari ini pengguna KRL yang naik dari Stasiun Bekasi akan menggunakan bangunan baru stasiun yang berada di sisi selatan. Pengguna tetap dapat masuk maupun keluar melalui sisi utara atau selatan stasiun. Pengguna yang hendak masuk atau keluar melalui sisi utara dapat menggunakan jalan akses masuk sementara dan passenger crossing yang menghubungkan ke bangunan baru stasiun atau sisi selatan. Sementara itu, untuk layanan transaksi tiket elektronik melalui loket tersedia di sisi selatan.

Di bangunan baru, gate elektronik untuk tap tiket masuk maupun keluar terdapat di lantai dua. Di sini KAI Commuter menyiapkan 19 gate elektronik untuk mengakomodir keluar masuk pengguna. Pengguna kemudian dapat turun menuju peron jalur 4 dan 5 atau jalur 6 dan 7 sesuai tujuannya. Dengan digunakannya bangunan baru stasiun, mulai malam tadi jalur 1, 2, dan 3 Stasiun Bekasi juga dinonaktifkan untuk mendukung tahapan selanjutnya dari pembangunan stasiun.

Fasilitas yang tersedia di bangunan baru Stasiun Bekasi juga semakin lengkap dan aksesibel. Lift tersedia tiga unit, yaitu satu unit untuk mengakses lantai dua stasiun, dan dua unit untuk mengakses peron jalur 4 dan 5 serta peron jalur 6 dan 7. Sementara eskalator secara keseluruhan tersedia enam unit untuk akses ke lantai dua bangunan stasiun dan menuju ke peron. Selain itu para pengguna juga dapat menggunakan tangga.

Fasilitas layanan bagi pengguna juga terpusat di lantai dua stasiun. Saat ini KAI Commuter telah melengkapi layanan dengan menyediakan pos kesehatan, ruang laktasi, musala pria, musala perempuan, dan toilet termasuk toilet untuk disabilitas.

Pada pagi hari ini pengguna KRL mulai beradaptasi dengan alur pergerakan pengguna melalui bangunan baru Stasiun Bekasi. Layanan berjalan lancar dan pengguna mengapresiasi fungsi bangunan baru ini.

KAI Commuter menghimbau para pengguna KRL yang akan naik atau turun dari Stasiun Bekasi untuk senantiasa mengikuti arahan dari petugas maupun memperhatikan papan informasi yang tersedia untuk mengakses layanan di bangunan baru Stasiun Bekasi. Seluruh protokol kesehatan juga tetap berjalan yaitu pengguna wajib menggunakan masker ganda, mencuci tangan sebelum dan sesudah naik KRL, serta menjaga jarak. Petugas juga akan tetap melakukan penyekatan di stasiun juga saat kereta telah terisi pengguna sesuai jumlah yang diizinkan.

KAI Commmuter mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan yang terus menyediakan infrastruktur perkeretaapian terbaik guna meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat. KAI Commuter juga terus mendukung program pemerintah dalam pembangunan dan revitalisasi stasiun serta proyek jalur dwiganda (double double track) Manggarai – Cikarang. Dengan fasilitas layanan yang telah dipusatkan melalui bangunan baru, Kemenhub akan melanjutkan pembangunan Stasiun Bekasi ke arah sisi utara.