Masa angkutan Lebaran tahun 2022 (1443H) ditetapkan mulai tanggal 22 April sampai dengan tanggal 13 Mei 2022. KAI Commuter sebagai operator KRL dan KA Lokal di beberapa wilayah, siap menyukseskan agenda angkutan lebaran tahun ini. Sejumlah persiapan-persiapan telah dilakukan KAI Commuter untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya pengguna jasa di sejumlah stasiun, baik dari segi operasional, Sarana, dan fasilitas pelayanan pengguna. KAI Commuter juga menambah petugas pelayanan dan keamanan di stasiun-stasiun sibuk dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan untuk para pengguna.

KAI Commuter tetap mengoperasikan 1.053 perjalanan KRL di wilayah Jabodetabek tiap harinya yang dimulai pukul 04.00 – 24.00 WIB dengan mengoperasikan 94 rangkaian KRL yang terdiri dari 30 rangkaian kereta dengan stamformasi (SF)12, 45 rangkaian SF10, serta 19 rangkaian dengan SF8. Dengan pengoperasian rangkaian sarana tersebut KAI Commuter meyediakan kapasitas angkut sebanyak 1.079.200 pengguna KRL tiap harinya. Atau total selama masa angkutan lebaran kapasitas angkut pengguna KRL di wilayah Jabodetabek sebanyak 23.742.400 pengguna.

Sedangkan operasional KA Lokal Merak, KAI Commuter mengoperasikan 14 perjalanan KRL Lokal Merak mulai pukul 05.40-23.30 WIB dengan dilayani dua rangkaian kereta dengan kapasitas angkut 6 kereta penumpang kelas ekonomi pada tiap rangkaiannya atau kapasitas angkut sebesar 205.128 pengguna.

Untuk melayani para pengguna KRL Jabodetabek selama masa angkutan lebaran ini, KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 215 perjalanan perharinya pada lintas Cikarang-Jakarta Kota PP, sedangkan pada lintas Bogor-Jakarta Kota PP (237 perjalanan perhari), Lintas Bogor-Jatinegara PP (201 perjalanan perhari), Lintas Rangkasbitung-Tanah Abang (218 perjalanan perhari), Lintas Tangerang-Duri PP (108 perjalanan perhari), serta Lintas Tanjung Priok-Jakarta Kota PP (74 perjalanan perhari).

Sementara itu, untuk operasional selama Angkutan Lebaran di wilayah Yogyakarta-Solo dan sekitarnya, KAI Commuter akan mengoperasikan 24 perjalanan KRL per hari dimulai pukul 05.00 – 20.17 WIB dengan mengoperasikan 3 rangkaian KRL SF8 dengan kapasitas angkut sebanyak 32.160 pengguna perharinya. Sedangkan untuk pelayanan operasional KA Lokal Prambanan Ekspres, akan dioperasikan sebanyak 8 perjalanan per hari dimulai pukul 05.15 – 17.35 WIB dengan kapasitas angkut sebesar 35.808 pengguna perharinya, atau total selama masa angkutan lebaran kapasitas angkut pengguna di wilayah Yogyakarta-Solo sebanyak 787.776 pengguna.

Dalam layanan selama masa angkutan lebaran tahun ini, KAI Commuter tetap memberlakukan peraturan Sesuai aturan SE Kemenhub No.25 Tahun 2022, yaitu pemberlakuan pembatasan kuota pengguna sebanyak 60% untuk pengguna KRL dan  Syarat vaksinasi juga masih berlaku untuk naik KRL dengan melakukan scan melalui aplikasi atau menunjukkan sertifikat vaksin kepada petugas.

KAI Commuter juga akan menugaskan sebanyak 4.358 personil kemanan di seluruh daerah operasi KAI Commuter, untuk menjamin keamanan pera penggunanya. Untuk keselamatan operasional, KAI Commuter akan menyiagakan petugas dan empat buah mobil rescue di sekitar wilayah-wilayah rawan baik di wilayah jabodetabek maupun di wilayah Yogyakarta-Solo.

Dalam kesiapan alat-alat pendukung penanganan kondisi darurat, KAI Commuter juga menyiagakan Sarana kereta penolong di Depo Bukit Duri dan Tanah Abang. KAI Commuter juga menyiagakan KRL Cadangan, Tangga Evakuasi dan 18 unit mesin pompa air yang disiagakan untuk antisipasi banjir.

Berdasarkan kenaikan volume pengguna pada libur-libur sepanjang Bulan Ramadan, KAI Commuter memprediksi pada libur hari Raya Idul Fitri akan mengalami kenaikan pengguna sebesar 7%. Untuk tetap memberikan pelayanan yang baik, KAI Commuter juga akan menambah petugas pelayanan menjadi 2.871 petugas front liner.

KAI Commuter terus mengimbau untuk tetap jaga jarak saat duduk di kursi KRL maupun saat berdiri di dalam perjalanan KRL. Selalu gunakan masker ganda dengan baik dan benar sesuai dengan aturan yang berlaku. Aturan-aturan tambahan juga diberlakukan oleh KAI Commuter, seperti Balita dan Lansia hanya diperbolehkan naik KRL di luar jam sibuk yaitu pada pukul 10.00 – 14.00 WIB. Untuk Balita, dalam melakukan perjalanan menggunakan KRL tetap dengan mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker dan harus didampingi orang tua.

Selama masa angkutan lebaran, stasiun-stasiun juga akan ramai didatangi para pengguna musiman yang hendak melakukan mobilisasi menggunakan KRL. Untuk itu, kami imbau untuk selalu mentaati protokol kesehatan yang berlaku selama menggunakan KRL. Gunakan KMT atau uang elektronik lainnya untuk menghindari antrean dalam transaksi pembayaran tiket. Sebelum naik KRL, pengguna diharapkan mengecek saldo Kartu Multi Trip (KMT) untuk memastikan ketersediaan saldo sebelum melakukan tap in di stasiun melalui ponsel dengan aplikasi KRL Access memanfaatkan fitur NFC.

Selain untuk naik KRL, KMT juga dapat digunakan untuk membayar parkir di stasiun dan menggunakan KA Bandara. Penggunaan KMT ini juga merupakan dukungan kepada pemerintah yaitu program Cashless society.  Para pengguna juga diimbau untuk tidak memaksakan naik KRL jika kuota pengguna sudah terpehuni, serta gunakan aplikasi KRL Access, untuk melihat jadwal perjalanan KRL serta merencanakan perjalanan agar terhindar dari potensi kepadatan di stasiun maupun di KRL.

KAI Commuter juga mengimbau kepada seluruh pengguna KRL untuk tetap disiplin saat antrean pada penyekatan pembatasan kuota. Berbagai upaya dan inovasi yang dilakukan KAI Commuter ini adalah untuk menciptakan transportasi KRL yang sehat, aman dan nyaman bagi para penggunanya selama masa pandemi. Jika membutuhkan bantuan Informasi lain, pengguna bisa menghubungi layanan 24 jam Contact Center 021-121, atau mengirimkan email ke commuter.care@krl.co.id dan layanan Media Sosial Twitter/Instagram @commuterline