Peringatan Tahun Baru Imlek tahun ini bertepatan dengan Selasa (1/2) mendatang yang juga sudah ditetapkan sebagai hari libur nasional.  Pada akhir pekan ini hingga libur Tahun Baru Imlek di hari Selasa, KAI Commuter tetap melayani pengguna secara normal sebagaimana yang berlaku di masa pandemi.

KAI Commuter tetap mengoperasikan 1.005 perjalanan KRL Jabodetabek per harinya dengan jam operational pukul 04:00 – 22:00 WIB. Seluruh aturan dan protokol kesehatan juga tetap wajib diikuti oleh para pengguna.

Pengguna yang hendak memasuki area stasiun wajib menunjukkan sertifikat vaksin, mengikuti pengukuran suhu tubuh, dan menggunakan masker ganda. Para pengguna juga dihimbau mencuci tangan sebelum dan sesudah naik KRL dengan memanfaatkan wastafel tambahan yang tersedia di seluruh stasiun.

Petugas akan memaksimalkan upaya jaga jarak aman sesama pengguna antara lain dengan melakukan antrean penyekatan bilamana diperlukan, terutama saat jam-jam sibuk. Para pengguna juga diminta mengikuti marka yang ada di stasiun dan kereta untuk posisi duduk maupun berdiri.

Meskipun tetap beroperasi, KAI Commuter menghimbau pengguna untuk memaksimalkan aktivitas dari rumah, sesuai anjuran pemerintah di tengah meningkatnya kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Sedangkan bagi pengguna yang masih harus beraktivitas, dapat memanfaatkan KRL pada akhir pekan ini atau saat libur Hari Raya Imlek pada Selasa mendatang untuk kembali ke wilayahnya tempat aktivitasnya. Hal ini untuk mengantisipasi kepadatan, mengingat biasanya hari Senin ataupun hari pertama kerja usai libur selalu mencatat volume pengguna KRL tertinggi dalam tiap pekan.

Volume pengguna KRL pada hari kerja pekan keempat Januari kembali menunjukkan tren turun dibanding pekan sebelumnya. Sepanjang hari kerja pekan lalu tercatat rata-rata KRL Jabodetabek melayani 478.544 pengguna per hari, atau turun 4,1% dibanding pekan ketiga yang rata-rata mencapai 499.100 pengguna tiap harinya.

 

KMT Edisi Khusus Landmark Kota Bogor

Pada akhir pekan ini, KAI Commuter juga mulai menjual Kartu Multi Trip (KMT) edisi khusus Landmark Kota Bogor. Desain KMT tersebut sebelumnya pada 17 Desember lalu telah diperkenalkan kepada publik oleh Direktur Utama PT KAI, Wali Kota Bogor, dan Gubernur Jawa Barat bertepatan dengan peresmian Alun-alun Bogor yang terhubung langsung dengan Stasiun Bogor.

Sejak Sabtu (29/1) KMT edisi khusus ini dapat diperoleh di loket seluruh Stasiun KRL Jabodetabek maupun Yogyakarta – Solo. KAI Commuter berharap KMT edisi khusus ini dapat semakin menarik minat masyarakat khususnya pengguna KRL untuk beralih dari transaksi tunai menggunakan tiket harian ke transaksi non-tunai dengan KMT.