Tips Aman dan nyaman melakukan perjalanan KRL

  • Yakinkan anda dalam keadaan sehat.
  • Rencanakan dengan tepat, waktu dan tujuan perjalanan Anda yang hendak dicapai.
  • Periksa dengan seksama jadwal Kereta Api tujuan anda, bila anda merasa kurang yakin dan ragu, sebaiknya segera dapatkan informasi dari petugas resmi.
  • Membawa barang dan uang tunai secukupnya, dompet sebaiknya jangan ditaruh di saku. Siapkan selalu uang receh secukupnya dan simpan di saku baju/celana depan .
  • Barang berharga lainnya (dompet, telepon selular, dll) disimpan saja dibagian dalam (terhalang oleh barang lain) tas atau ransel yang selalu Anda pegang. Tas atau ransel itu sebaiknya digendong di depan atau selalu dalam jangkauan pandangan mata Anda…. jangan lupa juga silent-kan telepon selular anda.
  • Pakailah pakaian yg sopan dan berbahan nyaman…, khusus untuk kaum wanita pekerja kantoran yg harus menggunakan sepatu berhak tinggi atau rok (mini) di tempat kerjanya, disarankan anda sekalian memakai celana atau sepatu/sandal pengganti selama dalam perjalanan.
  • Hindari penggunaan perhiasan yang berlebihan dan penggunaan barang-barang berharga seperti telepon selular atau kamera.
  • Belilah tiket pada loket penjualan tiket.
  • Kereta yang kosong atau sesak sama bahayanya, dua kondisi itu ideal bagi pencopet. Mereka biasa bergerombol, tiga sampai lima orang. Modus gerombolan pencopet sangat banyak tetapi umumnya mereka berusaha mengalihkan perhatian korban dengan menjatuhkan barang atau menawarkan sesuatu. Begitu perhatian korban terbagi, aggota komplotan yang lain beraksi.
  • Dalam Kereta yang sesak, Anda perlu waspada saat naik atau turun. Jika Anda merasa dihalang-halangi saat naik atau turun, waspadalah, hal itu bisa menjadi tanda bahwa pencopet tengah beraksi.
  • Tetap waspada, jangan menerima tawaran minuman atau makanan dari orang yang baru Anda kenal. Dalam banyak kasus, orang terbius setelah makan atau minum minuman atau makanan yang ditawarkan oleh orang yang baru dikenal. Jika ada tawaran seperti itu tolaklah dengan santun.
  • Jangan memberi kesan anda sedang bingung… pelaku kriminal bisa membedakan dari raut wajah seseorang, apakah anda sasaran empuk.
  • Kalau sudah dekat dengan tempat tujuan (lokasi turun) segera merapat ke pintu.
  • Berdoalah senantiasa menurut agama dan kepercayaan masing-masing sebelum perjalanan.

Tata tertib penumpang KRL

Prosedur Klaim Asuransi

YANG PERLU ANDA KETAHUI TENTANG ASURANSI KECELAKAAN

Kecelakaan adalah hal yang tidak kita inginkan. Oleh karena itulah kepada para penumpang maupun calon penumpang KRL Jabotabek diminta untuk selalu berhati-hati saat akan, sedang dan baru saja menggunakan jasa KRL Jabotabek.

Juga jangan lupa untuk berdoa agar diberikan keselamatan oleh Allah SWT.

Namun demikian, bila musibah tidak dapat dihindari, ada baiknya Anda mengetahui bagaimana prosedur untuk memperoleh asuransi kecelakaan. Berikut ini adalah prosedur umum dalam mengurus asuransi yang dikeluarkan oleh PT Asuransi Jasa Raharja.

Bila Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi stasiun terdekat dari tempat terjadinya musibah kecelakaan. Anda bisa menemui kepala stasiun untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai prosedurnya.

PROSEDUR SANTUNAN

1. CARA MEMPEROLEH SANTUNAN adalah sebagai berikut:

  • Menghubungi kantor Jasa Raharja terdekat
  • Mengisi formulir pengajuan dengan melampirkan :
    • Keterangan kecelakaan Lalu Lintas dari Kepolisian dan atau dari instansi berwenang lainnya. Untuk PT Kereta Api (Persero), surat keterangannya adalah dalam bentuk telegram yang dikeluarkan oleh kepala stasiun terdekat dari lokasi terjadinya kecelakaan.
    • Keterangan kesehatan dari dokter / RS yang merawat.
    • KTP / Identitas korban / ahli waris korban.
    • Formulir pengajuan diberikan Jasa Raharja secara cuma-cuma

2. BUKTI LAIN YANG DIPERLUKAN

  • Dalam hal korban luka-luka
  • Kuitansi biaya rawatan dan pengobatan yang asli dan sah.
  • Dalam hal korban meninggal dunia
  • Surat kartu keluarga / surat nikah ( bagi yang sudah menikah )

3. KETENTUAN LAIN YANG PERLU DIPERHATIKAN

  • Jenis Santunan
    • Santunan berupa penggantian biaya rawatan dan pengobatan (sesuai ketentuan)
    • Santunan kematian
    • Santunan cacat tetap
  • Ahli Waris
    • Janda atau dudanya yang sah.
    • Anak-anaknya yang sah.
    • Orang tuanya yang sah
  • Kadaluarsa
    Hak santunan menjadi gugur / kadaluwarsa jika :
  • Permintaan diajukan dalam waktu lebih dari 6 bulan setelah terjadinya kecelakaan.
  • Tidak dilakukan penagihan dalam waktu 3 bulan setelah hak dimaksud disetujui oleh jasa raharja

Jumlah Santunan

Besarnya santunan yang diterima korban ataupun ahli warisnya sebagaimana disebutkan dalam UU No 33 & 34 tahun 1964, dan telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI No 36/PMK.010/2008 dan 37/PMK.010/2008 tanggal 26 Februari 2008 adalah sebagai berikut:

Jenis Santunan Angkutan Umum
Darat/Laut Udara
Meninggal Dunia Rp 25.000.000,- Rp 50.000.000,-
Catat Tetap (maksimal) Rp 25.000.000,- Rp 50.000.000,-
Biaya Rawatan (maksimal) Rp 10.000.000,- Rp 25.000.000,-
Biaya Penguburan Rp 2.000.000,- Rp 2.000.000,-

Dasar Hukum Pelaksanaan

Dasar hukum sistem pembayaran premi tersebut adalah sebagai berikut:

UU No.33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang jo. PP No.17 Tahun 1965 tentang Ketentuan Pelaksanaan Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

UU No.34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan jo. PP No.18 Tahun 1965 tentang Ketentuan Pelaksanaan Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

* Sumber: PT Jasa Raharja

Suara Pelanggan