Company Profil PT Kereta Commuter Indonesia

PT Kereta Commuter Indonesia adalah salah satu anak perusahaan di lingkungan PT KERETA API INDONESIA (Persero) yang dibentuk dengan nama awal yaitu PT KAI Commuter Jabodetabek sesuai dengan Inpres No. 5 tahun 2008 dan Surat Menneg BUMN No. S-653/MBU/2008 tanggal 12 Agustus 2008.

Pembentukan anak perusahaan ini berawal dari keinginan para stakeholdernya untuk lebih fokus dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan menjadi bagian dari solusi permasalahan transportasi perkotaan yang semakin kompleks.

PT KAI Commuter Jabodetabek ini akhirnya resmi menjadi anak perusahaan PT KERETA API (Persero) sejak tanggal 15 September 2008 yaitu sesuai dengan Akte Pendirian No. 415  Notaris Tn. Ilmiawan Dekrit, S.H.

Seiring dengan perjalanannya, memasuki usia ke-9, prospek untuk memngembangkan usaha hingga ke luar Jabodetabek terbentang luas. Untuk itulah sesuai Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia nomor AHU-0019228.AH.01.02 tanggal 19 September 2017, nama KCJ resmi berubah menjadi Kereta Commuter Indonesia. Perubahan nama ini kemudian juga diluncurkan kepada publik pada 20 September 2017 oleh Direktur Keuangan PT KAI bersama seluruh Direksi PT KCI.

Kehadiran PT Kereta Commuter Indonesia dalam industri jasa angkutan KA Commuter  bukanlah kehadiran yang tiba-tiba, tetapi merupakan proses pemikiran dan persiapan yang cukup panjang. Di mulai dengan pembentukan Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek oleh induknya PT Kereta Api (Persero), yang memisahkan dirinya dari saudara tuanya PT KERETA API (Persero) Daop 1 Jakarta.  Setelah pemisahan ini, pelayanan KRL di wilayah Jabotabek berada di bawah PT KERETA API (Persero) Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek dan pelayanan KA jarak jauh yang beroperasi di wilayah Jabodetabek berada di bawah PT KERETA API (Persero) Daop 1 Jakarta.

Dan akhirnya PT KERETA API (Persero) Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek berubah menjadi sebuah perseroan terbatas, PT KAI Commuter Jabodetabek. Setelah menjadi perseroan terbatas perusahaan ini mendapatkan izin usaha No. KP 51 Tahun 2009 dan izin operasi penyelenggara sarana perkeretaapian No. KP 53 Tahun 2009 yang semuanya dikeluarkan oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia.

Tugas pokok perusahaan yang baru ini adalah menyelenggarakan pengusahaan pelayanan jasa angkutan kereta api komuter  dengan menggunakan sarana Kereta Rel Listrik di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang (Serpong) dan Bekasi (Jabotabek) dan seluruh wilayah Indonesia serta pengusahaan di bidang usaha non angkutan penumpang.

Tips Aman dan nyaman melakukan perjalanan KRL

  • Yakinkan anda dalam keadaan sehat.
  • Rencanakan dengan tepat, waktu dan tujuan perjalanan Anda yang hendak dicapai.
  • Periksa dengan seksama jadwal Kereta Api tujuan anda, bila anda merasa kurang yakin dan ragu, sebaiknya segera dapatkan informasi dari petugas resmi.
  • Membawa barang dan uang tunai secukupnya, dompet sebaiknya jangan ditaruh di saku. Siapkan selalu uang receh secukupnya dan simpan di saku baju/celana depan .
  • Barang berharga lainnya (dompet, telepon selular, dll) disimpan saja dibagian dalam (terhalang oleh barang lain) tas atau ransel yang selalu Anda pegang. Tas atau ransel itu sebaiknya digendong di depan atau selalu dalam jangkauan pandangan mata Anda…. jangan lupa juga silent-kan telepon selular anda.
  • Pakailah pakaian yg sopan dan berbahan nyaman…, khusus untuk kaum wanita pekerja kantoran yg harus menggunakan sepatu berhak tinggi atau rok (mini) di tempat kerjanya, disarankan anda sekalian memakai celana atau sepatu/sandal pengganti selama dalam perjalanan.
  • Hindari penggunaan perhiasan yang berlebihan dan penggunaan barang-barang berharga seperti telepon selular atau kamera.
  • Belilah tiket pada loket penjualan tiket.
  • Kereta yang kosong atau sesak sama bahayanya, dua kondisi itu ideal bagi pencopet. Mereka biasa bergerombol, tiga sampai lima orang. Modus gerombolan pencopet sangat banyak tetapi umumnya mereka berusaha mengalihkan perhatian korban dengan menjatuhkan barang atau menawarkan sesuatu. Begitu perhatian korban terbagi, aggota komplotan yang lain beraksi.
  • Dalam Kereta yang sesak, Anda perlu waspada saat naik atau turun. Jika Anda merasa dihalang-halangi saat naik atau turun, waspadalah, hal itu bisa menjadi tanda bahwa pencopet tengah beraksi.
  • Tetap waspada, jangan menerima tawaran minuman atau makanan dari orang yang baru Anda kenal. Dalam banyak kasus, orang terbius setelah makan atau minum minuman atau makanan yang ditawarkan oleh orang yang baru dikenal. Jika ada tawaran seperti itu tolaklah dengan santun.
  • Jangan memberi kesan anda sedang bingung… pelaku kriminal bisa membedakan dari raut wajah seseorang, apakah anda sasaran empuk.
  • Kalau sudah dekat dengan tempat tujuan (lokasi turun) segera merapat ke pintu.
  • Berdoalah senantiasa menurut agama dan kepercayaan masing-masing sebelum perjalanan.

Tata tertib penumpang KRL

page_under_construction

Prosedur Klaim Asuransi

YANG PERLU ANDA KETAHUI TENTANG ASURANSI KECELAKAAN

Kecelakaan adalah hal yang tidak kita inginkan. Oleh karena itulah kepada para penumpang maupun calon penumpang KRL Jabotabek diminta untuk selalu berhati-hati saat akan, sedang dan baru saja menggunakan jasa KRL Jabotabek.

Juga jangan lupa untuk berdoa agar diberikan keselamatan oleh Allah SWT.

Namun demikian, bila musibah tidak dapat dihindari, ada baiknya Anda mengetahui bagaimana prosedur untuk memperoleh asuransi kecelakaan. Berikut ini adalah prosedur umum dalam mengurus asuransi yang dikeluarkan oleh PT Asuransi Jasa Raharja.

Bila Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi stasiun terdekat dari tempat terjadinya musibah kecelakaan. Anda bisa menemui kepala stasiun untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai prosedurnya.

PROSEDUR SANTUNAN

1. CARA MEMPEROLEH SANTUNAN adalah sebagai berikut:

  • Menghubungi kantor Jasa Raharja terdekat
  • Mengisi formulir pengajuan dengan melampirkan :
    • Keterangan kecelakaan Lalu Lintas dari Kepolisian dan atau dari instansi berwenang lainnya. Untuk PT Kereta Api (Persero), surat keterangannya adalah dalam bentuk telegram yang dikeluarkan oleh kepala stasiun terdekat dari lokasi terjadinya kecelakaan.
    • Keterangan kesehatan dari dokter / RS yang merawat.
    • KTP / Identitas korban / ahli waris korban.
    • Formulir pengajuan diberikan Jasa Raharja secara cuma-cuma

2. BUKTI LAIN YANG DIPERLUKAN

  • Dalam hal korban luka-luka
  • Kuitansi biaya rawatan dan pengobatan yang asli dan sah.
  • Dalam hal korban meninggal dunia
  • Surat kartu keluarga / surat nikah ( bagi yang sudah menikah )

3. KETENTUAN LAIN YANG PERLU DIPERHATIKAN

  • Jenis Santunan
    • Santunan berupa penggantian biaya rawatan dan pengobatan (sesuai ketentuan)
    • Santunan kematian
    • Santunan cacat tetap
  • Ahli Waris
    • Janda atau dudanya yang sah.
    • Anak-anaknya yang sah.
    • Orang tuanya yang sah
  • Kadaluarsa
    Hak santunan menjadi gugur / kadaluwarsa jika :
  • Permintaan diajukan dalam waktu lebih dari 6 bulan setelah terjadinya kecelakaan.
  • Tidak dilakukan penagihan dalam waktu 3 bulan setelah hak dimaksud disetujui oleh jasa raharja

Jumlah Santunan

Besarnya santunan yang diterima korban ataupun ahli warisnya sebagaimana disebutkan dalam UU No 33 & 34 tahun 1964, dan telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI No 36/PMK.010/2008 dan 37/PMK.010/2008 tanggal 26 Februari 2008 adalah sebagai berikut:

Jenis Santunan Angkutan Umum
Darat/Laut Udara
Meninggal Dunia Rp 25.000.000,- Rp 50.000.000,-
Catat Tetap (maksimal) Rp 25.000.000,- Rp 50.000.000,-
Biaya Rawatan (maksimal) Rp 10.000.000,- Rp 25.000.000,-
Biaya Penguburan Rp 2.000.000,- Rp 2.000.000,-

Dasar Hukum Pelaksanaan

Dasar hukum sistem pembayaran premi tersebut adalah sebagai berikut:

UU No.33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang jo. PP No.17 Tahun 1965 tentang Ketentuan Pelaksanaan Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

UU No.34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan jo. PP No.18 Tahun 1965 tentang Ketentuan Pelaksanaan Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

* Sumber: PT Jasa Raharja

Suara Pelanggan

Tab content

Inovasi-Pelayanan-PT-KCJ

1. Kereta khusus wanita (KKW)
Inovasi kereta khusus wanita hadir untuk memenuhi kebutuhan pengguna KRL khususnya wanita yang ingin menggunakan Commuter Line tanpa bercampur dengan laki-laki. KKW mulai berlaku sejak 1 oktober 2012 dengan kereta pertama dan terakhir dalam setiap rangkaian kereta khusus untuk penumpang wanita. Dengan hadirnya kereta khusus wanita ini diharapkan dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para wanita yang menggunakan commuter line dalam menempuh setiap perjalanannya.

2. Announcer stasiun
Dalam rangka memberikan layanan yang maksimal bagi pengguna jasa Commuter Line, PT KCJ menghadirkan inovasi yang dapat memenuhi kebutuhan informasi penumpang dengan menugaskan annoucer di setiap stasiun. Announcer bertugas memberi informasi khususnya terkait jadwal keberangkatan dan posisi kereta yang akan masuk stasiun. Inovasi announcer stasiun ini dimulai sejak agustus 2010.

3. Tempat duduk prioritas
Demi menjaga kenyamanan penumpang, KRL menyediakan tempat duduk prioritas yang diperuntukkan bagi lansia, ibu membawa balita, wanita hamil, dan pengguna dengan disabilitas. Tempat duduk prioritas ini disediakan di ujung setiap kereta. Diharapkan dengan adanya tempat duduk prioritas ini, penumpang dengan kebutuhan khusus dapat lebih nyaman menggunakan Commuter Line.

4. Info KRL
Pada 26 Februari 2013 PT KCJ kembali memberikan inovasi guna memudahkan pengguna jasa kereta commuter line dalam mengakses informasi seputar KRL. Khususnya jadwal keberangkatan dan posisi kereta melalui smartphone masing-masing. Melalui aplikasi info KRL, pengguna commuter line dapat mengetahui posisi KRL yang akan datang atau berangkat dari stasiun tempatnya menunggu secara real time.

5. E-Ticketing
Sejak 1 juli 2013 PT KCJ mulai menerapkan e-ticketing menggantikan tiket kertas, dalam rangka meningkatkan pelayanan Commuter Line. Dengan sistem e-ticketing, pengguna commuter line dapat lebih tertib dan nyaman melakukan perjalanan. E-ticket ini dibagi menjadi dua macam yaitu Kartu Multi Trip (KMT) dan Tiket Harian Berjamin (THB). Tiket elektronik ini lebih efisien dan mudah untuk digunakan, mengurangi limbah kertas yang merusak lingkungan, serta sejalan dengan kebijakan pemerintah mewujudkan cash-less society.

6. Petugas pelayanan KRL (PPK)
Pelayanan adalah hal yang paling utama. Karena itu PT KCJ kembali memberikan inovasi di bidang pelayanan dengan menugaskan petugas pelayanan KRL yang siap membantu para penumpang KRL dengan memberikan informasi selama perjalanan. PPK yang melayani di rangkaian KRL sejak februari 2014 juga bertugas membantu masinis apabila terjadi gangguan teknis dalam perjalanan, serta melayani buka tutup pintu saat penumpang turun dan naik di stasiun.

7. Sistem informasi penumpang (SIP)
Demi memenuhi kebutuhan informasi seputar KRL, inovasi sistem informasi penumpang pun disediakan PT KCJ mulai 16 oktober 2014. Sistem informasi penumpang ini meliputi informasi posisi KRL secara real time, informasi jadwal krl, dan peta rute KRL dalam layar digital di dalam rangkaian kereta.

8. Gelang Multi Trip (GMT) dan Gantungan Kunci Multi Trip (YMT)
Membuat perjalanan menjadi mudah dan nyaman adalah salah satu alasan PT KCJ untuk terus berinovasi meningkatkan pelayanannya, tak terkecuali dengan membuat variasi bentuk E-ticket agar penumpang KRL lebih mudah saat tap in dan tap out. Pada 3 Februari 2015 KCJ mengeluarkan Kartu Multi Trip berbentuk gelang dan gantungan kunci yang lebih mudah dibawa dan dipakai dalam perjalanan. Gelang dan gantungan kunci ini dirancang agar penumpang KRL tidak perlu khawatir kehilangan kartunya.

GMT---YMT

9. Pengoperasian KRL dengan formasi 12 Kereta
Pengoperasian KRL dengan satu rangkaian terdiri dari 12 kereta mulai hadir pada 16 september 2016. PT KCJ mengoperasikan KRL dengan rangkaian yang lebih panjang untuk memenuhi kebutuhan pengguna jasa commuter line yang jumlahnya semakin meningkat. Hingga pertengahan tahun 2016, KRL dengan formasi 12 kereta ini telah melayani masyarakat di lintas Bogor – Jakarta Kota dan Bekasi – Jakarta Kota.

10. Aplikasi KRL Access
PT KCJ kembali berinovasi dengan mengeluarkan aplikasi KRL Acces yang merupakan penyempurnaan dari aplikasi info KRL. Fitur baru yang ditawarkan KRL access semakin memudahkan pengguna jasa kereta commuter line, selain dapat mengetahui posisi kereta dan jadwal keberangkatan. Aplikasi ini menyatukan seluruh akses informasi dari media sosial KCJ ke dalam satu platform. Melalui KRL Access, pengguna juga bisa mendaftar untuk mendapatkan notifikasi langsung ke ponselnya saat ada informasi terkini seputar kondiri lintas KRL.

11. Vending Machine (C-VIM)
Mulai 27 Desember 2015 Commuter Vending Machine (C-VIM) hadir di stasiun agar pengguna dapat menentukan rencana perjalanannya sendiri. Vending machine ini dilengkapi fitur layanan isi ulang Kartu Multi Trip (KMT), layanan pembelian Tiket Harian Berjaminan (THB), layanan isi ulang THB dan refund THB. Hadirnya vending machine ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan transaksi pengguna jasa kereta commuter line yang kian hari semakin meningkat.

c-vim