KAI Commuter hari ini (22/6) melanjutkan tes acak antigen di enam stasiun yaitu Bogor, Bekasi, Cikarang, dan Tangerang. Para pengguna yang hasilnya non reaktif dapat segera melanjutkan perjalanan sementara yang reaktif telah dicegah untuk menggunakan KRL dan diinformasikan ke puskesmas setempat.

Dari 120 tes acak antigen hari ini, enam calon pengguna hasilnya reaktif. Sementara kemarin (21/6) dari 210 tes yang dilakukan, lima orang reaktif. KAI Commuter mengajak para pengguna agar tidak perlu ragu mengikuti tes acak antigen bila diminta oleh petugas, untuk kesehatan dan keamanan bersama.

Hingga Selasa sore pukul 17:00 WIB volume pengguna KRL mencapai 264.942 pengguna atau turun 13% dari volume pada waktu yang sama di hari Senin. Stasiun-stasiun yang biasanya menjadi volume tertinggi antara lain Bogor, Citayam, Bojonggede, dan Cilebut seluruhnya mencatatkan penurunan jumlah pengguna setidaknya 10 persen.

Dengan berkurangnya volume pengguna seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipertebal oleh pemerintah, KAI Commuter menghimbau masyarakat untuk mengikuti anjuran dari pemerintah dengan beraktivitas dari rumah dan memanfaatkan KRL sebagai transportasi untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak.

KAI Commuter juga mengajak para pengguna yang masih melalukan perjalanan untuk memastikan kondisi tubuhnya sehat. Tetap terapkan protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, serta menjauhi kerumunan. Jangan memaksakan diri naik apabila kondisi KRL sudah memenuhi kuota.

Informasi lengkap seputar layanan KAI Commuter dapat disimak melalui media sosial @commuterline dan call center 021-121.